Butuh Bantuan? Customer Service Pusat Herbal siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » Kesehatan » 4life » Transfer Factor Plus

Transfer Factor Plus

  • Ditambahkan pada: 26 February 2014
  • Rp 650.000 Rp 728.000
  • Stock: Tersedia
  • SKU: TFplus
  • Dilihat: 361 kali
  • Kategori: ,
  • « Arahkan kursor pada gambar untuk Zoom
  • « Klik gambar untuk Full Size
Produk Terkait Transfer Factor Plus
Transfer Factor
  • Stock: Tersedia
  • SKU:
  • Rp 450.000
  • Pemesanan via SMS
    Anda dapat melakukan pemesanan melalui SMS dengan format sebagai berikut:
    Nama | Alamat Lengkap | Produk Yang Dipesan | Jumlah Pesan kirim ke 085231861758

    Deskripsi Produk Transfer Factor Plus

    4 life TF Plus

    Apakah yang dimaksud dengan TRANSFER FACTOR ?

    Transfer Factor bukan Vitamin, Mineral, Enzim, Herbal, Kolostrum, Obat, Steroid, atau
    Hormon. Transfer Factor adalah molekul-molekul kecil yang dapat ditemukan ditubuh semua
    mamalia (manusia, sapi, monyet, dsb) dan unggas. Transfer Factor terdapat dalam kolostrum
    (kolostrum adalah susu awal yang terdapat 1 – 3 hari setelah induk/ibu melahirkan). Fungsi dari
    Transfer Factor adalah untuk membawa informasi-informasi penting kepada system imun
    (system yang digunakan untuk menjaga/melawan bakteri-bakteri atau virus-virus).

    Bagaimana cara kerja TRANSFER FACTOR ?

    * TRANSFER FACTOR membawa informasi untuk mendidik system imun akan bahaya setiap
    potensial penyakit atau penyakit yang sedang diderita.
    * TRANSFER FACTOR mempersenjatai system immune dan juga menggerakan mereka
    untuk melawan setiap bakteri / virus berbahaya.
    * TRANSFER FACTOR membantu system immune manusia untuk menyimpan
    memory-memory yang didapat untuk melawan setiap virus dan bakteri yang pernah menyerang
    tubuh kita, dan akan menggunakan memory tersebut untuk menghadapi virus dan bakteri yang
    sama di masa depan.
    * TRANSFER FACTOR sebagai modular system immune. Artinya bila system immune
    manusia terlalu aktif (e.g. autoimmune disorder), maka TRANSFER FACTOR akan
    menenangkan sehingga kembali normal. Sebaliknya ketika tubuh kita kekurangan system
    immune, maka TRANSFER FACTOR akan meningkatkan sehinggal kembali normal.

    Bagaimana TRANSFER FACTOR ditemukan ?

    Pada tahun 1949 seorang dokter bernama Dr. H. Sherwood Lawrence melakukan penelitian
    bahwa suatu immune dapat di donorkan melalui pengekstrasian sel darah putih. Oleh karena itu
    dia melakukan pada 2 pasien TBC; pada waktu itu ia menemukan bahwa sel darah putih
    (limfosit) pada seorang pasien yang telah sembuh dari TBC dapat dipindahkan kepada pasien
    yang masih terjangkit TBC. Namun, donor darah hanya dapat terjadi antar individu dengan jenis
    darah yang sama, oleh karena itu, ia memutuskan untuk memisahkan limfosit menjadi
    beberapa fraksi. Juga ia menemukan fraksi-fraksi dengan moleku yang sangat kecil dimana
    mereka dapat mentransfer sensitivitas tuberkulin ke orang lain. Molekul-molekul ini ia beri nama
    “Transfer Factor”.

    Mengapa TRANSFER FACTOR diambil dari kuning telur ayam dan kolostrum sapi ?

    Kolostrum adalah cairan pra-susu yang dikeluarkan oleh induk mamalia dalam 6-48 jam
    pertama setelah melahirkan. Dalam suatu penelitian menyebutkan bahwa setiap anak sapi
    yang baru lahir dan tidak mendapatkan susu sapi dari induknya akan mati. Hal ini membuat
    para peneliti berkeyakinan bahwa induk sapi mentrasferkan informasi system immune ke tubuh
    anak sapi, dimana informasi system immnue tersebut ada di susu sapi. Hal ini juga yang terjadi
    pada setiap unggas dimana unggas-unggas tersebut akan memberikan immune ke anaknya.
    Selain itu, sapi mempunyai kolostrum lebih banyak dibanding dari manusia. Transfer Factor
    juga bersifat not species specific, yang berarti ia bisa ditransferkan ke sesama mamalia; bisa
    ditransferkan ke manusia walaupun sumbernya bukan dari manusia. Sapi juga lebih banyak
    mengenal virus, bakteri, jamur, hama, debu, dsb; dikarenakan lingkungan tinggal sapi lebih
    kotor dibanding dari manusia sehingga sistem imunnya lebih kuat dibanding dengan manusia.

    Bila Transfer Factor didapat dari kolostrum sapi, bagaimana dengan orang-orang yang
    alergi terhadap susu “Lactose Intolerant”, apakah berbahaya bila mereka mengkonsumsi
    Transfer Factor ?

    Tidak. Hal ini dikarenakan Transfer Factor tidak mengandung susu, gula susu (Lactose).
    Sistem esktraksi yang canggih milik 4Life research yang bisa membuat seperti itu. Yang
    terdapat didalam Transfer Factor hanyalah murni “Immune IQ” saja.

    Adakah kemungkinan Transfer Factor tertular oleh kuman sapi gila (mad cow disease) ?

    Tidak. Dikarenakan para ahli telah mengesahkan bahwa kuman BSE (Bovine Spongiform
    Encephalopathy) tidak masuk ke saluran mammari kolostrum. Pemeriksaan juga dilakukan
    pada semua sapi yang terjangkit penyakit sapi gila, ditemukan tidak ada satupun susu dari sapi
    tersebut yang terjangkit dengan penyakit sapi gila ini. Para ilmuwan juga mendapatkan bahwa
    efek jangkitan kuman pada tahap terakhir berada pada otak dan tulang belakang sapi; hal ini
    menyimpulkan tidak ada susu dari sapi gila tersebut yang terjangkit kuman penyakit sapi gila.

    Apakah Quality Control dan mutu dari hewan-hewan yang digunakan 4life baik ?

    Ya. Dikarenakan Transfer Factor diperoleh melalui proses mikrofiltrasi khusus yang
    dipatenkan. Kolostrum diambil dalam 24 – 48 jam pertama setelah induk sapi yang baru
    melahirkan menyusui anak sapi yang baru lahir. Waktu itulah yang paling baik dalam
    pengambilan kolostrum sebagai bahan pengekstrasian Transfer Factor.
    Kolostrum tersebut kemudian dipasteurisasi (menggunakan mesin mikrofiltrasi dan
    dikeringkan menjadi bubuk.

    Proses selanjutnya adalah microbial testing dan bilogical assay
    pada bubuk tersebut untuk memastikan kandungannya. proses yang sama juga dilakukan pada
    kuning telur (setelah dipisahkan dari putih telurnya). Proses ini kemudian dipatenkan secara
    international dengan nomor 4.816.563 dan 6.486.534.

    Apakah saya perlu mengkonsumsi Transfer Factor, sedangkan saya juga
    mengkonsumsi suplemen kesehatan lain: vitamin herbal, enzim, dll ?

    Ya. Karena fungsi antara suplemen kesehatan (vitamin, herbal, enzim, dll) berbeda dengan
    Transfer Factor. Suplemen kesehatan tersebut hanya memberikan zat-zat pada sel, sedangkan
    Transfer Factor memberikan informasi kepada sistem imun untuk mengenal dan mengalahkan
    musuh-musuhnya.

    Apakah saya bisa mengkonsumsi Transfer Factor ? Sedangkan saya juga sedang mengkonsumsi obat dokter ?

    Ya. Dengan penjelasan dari Transfer Factor itu sendiri; Transfer Factor tidak bertentangan
    dengan obat dokter. Sebaliknya, mempercepat proses penyembuhan dikarenakan Transfer
    Factor mendidik system imun, dimana system imun tersebut yang akan membantu obat untuk
    mengalahkan virus-virus / bakteri-bakteri penyebab penyakit.

    Bagaimana dengan wanita hamil, apakah aman mengkonsumsi Transfer Factor ?

    Ya. Tidak ada laporan dari pengguna selama ini pada pengkonsumsi Transfer Factor ketika
    mereka sedang hamil. Namun, tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter pribadi terlebih
    dahulu. Transfer Factor advance plus tidak dianjurkan dikonsumsi oleh wanita hamil.

    Adakah kondisi tertentu yang menyebabkan seseorang dilarang mengkonsumsi Transfer Factor ?

    Ya. Kondisi dimana orang tersebut sudah mendapatkan transplantasi organ ke dalam
    tubuhnya: jantung, kornea, hati. Hal ini dikarenakan sifat Transfer Factor tersebut, yaitu sifat
    mengenali benda asing didalam tubuh bahwa yang bukan berasal dari tubuh asli dianggap
    sebagai musuh. Hal ini menyebabkan Transfer Factor akan menyerang organ transplantasi
    tersebut, dikarenakan Transfer Factor akan menganggap organ tersebut sebagai musuh dan
    harus dimusnahkan.

    Adakah usia-usia tertentu yang tidak boleh mengkonsumsi Transfer Factor ?

    Tidak. Dikarenakan Transfer Factor adalah produk alami; sehingga aman dikonsumsi dari
    bayi hingga orang dewasa.

    Pada saat kapan kita harus mengkonsumsi Transfer Factor ?

    Setiap hari. Dikarenakan tubuh kita memproduksi sel-sel imun baru setiap harinya; namun
    sistem-sistem imun tersebut belum mendapatkan bekal informasi untuk melawan musuh. Oleh
    karena itu, kita perlu memberikan pendidikan terhadap sistem imun baru tersebut
    menggunakan Transfer Factor.

    Belum ada Komentar untuk Transfer Factor Plus

    Silahkan tulis komentar Anda

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Layanan Pengiriman Se-Indonesia

    Kami melayani pengiriman produk ke seluruh pelosok Indonesia, gratis ongkos kirim untuk produk dengan harga diatas 1 jt

    Produk Terbaru

    Konsultasi dan Pemesanan

    Konsultasi dan pemesanan Produk, silahkan menghubungi kami di HP dan WA: 085231861758 (Kaka)